Showing posts with label FRAME. Show all posts
Showing posts with label FRAME. Show all posts

Jangan pernah berhenti mencari ilmu. Kak Adi MSD adalah guru pertama saya mengenal dunia Screen Printing Profesional. Dari beliau saya banyak tahu tentang dunia bisnis ini, Maka dari itu, saya ingin mengajak teman-teman komunitas FRAME untuk mengenal sosok kak Adi dan menggali ilmu seperti yang saya dapatkan dulu.
Kebetulan Kak Adi dari MSD punyak kegiatan di Kolaka Timur mengajar sablon anak-anak disana, jadi beliau punya waktu singgah bercengkramah dengan kami.
Terima kasih kak Adi :)














Dunia usaha semakin berkembang setiap detik. Dalam perkembangan itu, para pelaku usaha juga giat promo dan bersaing di pasar. Begitu pula dengan usaha Screen Printing. Semakin hari, semakin banyak hal baru yang bisa dikembangkan. Entah itu dari jenis kaos, tinta, monil, afdruk, teknik, dan lain-lain sehingga tidak monoton berputar dengan satu model kerja.

Melihat persaingan semakin memanas, pelaku usaha Screen Printing di Sulawesi Tenggara tidak ingin ada persaingan yang "TIDAK SEHAT". Kita memang bergelut dalam usaha yang sama, tapi kita percaya rejeki Allah SWT yang atur dan mengapa tidak kita bersaing secara sehat dan harmonis. Bukankah persahabatan lebih baik daripada permusuhan?

Itulah dasar terbentuknya Komunitas Pasablon Sulawesi Tenggara (FRAME). Kita terkumpul dari berbagai usaha (dalam dunia screen printing), suku, agama, budaya, dan tujuan, bergabung menjadi satu dan InsyaAllah menjadi mediasi kuat sesama pengusaha sablon.

Awal kami terbentuk tercetus di sebuah pulau indah di Sulawesi Tenggara bernama Pulau Bokori (Bokori Island).




13 Februari 2019, tepat di hari Rabu, Frame Sulawesi Tenggara berulang tahun. Ini sudah kali kedua perayaan komunitas yang dinaungi oleh berbagai pasablon di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

Dalam rangka memperingati Anniversary ini, penulis berhasil mewawancarai ketua FRAME Sultra yang dikomandoi salah seorang pssablon senior di Kota Kendari bernama Ryan Z. Beliau merupakan owner dari Baju Kendari Sablon Studio.

Berikut hasil kutipan wawancara yang berhasil saya rangkum:


Question:
Kapan pastinya FRAME Sultra terbentuk, dan bisa Anda ceritakan awal mula terbentuknya?
Answer:
2017 awal bulan dua berawal dari group Facebook bernama (Tukang Sablon Kendari) yang dibuat oleh Surya Fajri selaku owner dari dr. Sablon. Pertama hanya beberapa orang saja, mungkin kisaran 8 sampai 10 orang, itupun cuma anggota yang ada di daerah Kota Kendari. Kemudia muncul inisiatif dari salah satu anggota senior, Edi selaku owner dari IDEEDI Screen Printing untuk merangkul seluruh pelaku sablon yang ada di wilayah Sulawesi Tenggara pada umumnya. Kemudian FRAME mambuka diri dan mengajak teman-teman seprofesi ini untuk bergabung dan akhirnya bergabunglah satu persatu yang dari Unaaha (Konawe), Kolaka, dan Raha (Muna). Selang beberapa bulan, dengan masuknya anggota baru dari beberapa daerah, kami memutuskan untuk saling tatap muka (KOPDAR), yang hari tepatnya saya lupa tanggal berapa bertempat di Workshop IDEEDI, sang perintis awal. Pada hari itu, dengan kesepakatan bersama, kami mengganti nama Group menjadi "FRAME" agar kesan "TUKANG" hilang dari dunia sablon, karena yang kami yakini, pekerja sablon adalah pekerja SENI bukan "TUKANG", hehehe..

Question:
Sudah berapa anggota yang bergabung di FRAME Sultra?
Answer:
Sekarang alhamdulilah sudah 36 anggota yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara baik itu dari Unaaha, Raha, Kolaka, Konawe Selatan, Konawe Utara, dan Kota Kendari

Question:
Apa sih yang membuat FRAME Sultra tetap kuat sampai sekarang?
Answer:
Menurut saya karena Tujuan kami yang sama-sama ingin mengembangkan komunitas ini dan menjadikan komunitas ini sebagai media silaturahmi dan menjaga kekeluargaan antar sesama pasablon.

Question:
Sebagai orang yang memegang komando komunitas ini, apa harapan Anda kedepannya untuk FRAME Sultra?
Answer:
Harapan saya semoga anggota FRAME Sultra selalu diberi kesehatan, semua sukses, solid, tanpa ada perselisihan, yang pastinya FRAME Sultra mempunyai nama besar diluar Sultra, amiinnn...




Klinik Sablon memediasi FRAME dan seluruh pasablon Sulawesi Tenggara untuk memeriahkan dan berpartisipasi dalam acara Screen Print Workshop.
Acara ini dihadiri pemateri yakni dari Adeeva (Imran), Charlie SPS, dan Omega OSM yang memberikan kami masukan serta berbagi pengalaman di dunia Screen Printing. Tidak lupa juga selain materi kami diberikan ilmu tentang teknik afdruk raster, Simulated process color, dan Separasi CMYK.


Komunitas FRAME berkesempatan bergabung dalam kegiatan Bengkel Sablon yang diadakan tim sukses Rusda Mahmud pada Hari Minggu, 8 April 2018 di pelataran ex-MTQ Kendari.

Dalam kegiatan ini kami diberikan ruang berkreasi dan menunjukkan kepada masyarakat yang hadir tentang mekanisme Screen Printing, selain itu, masyarakat juga dapat memesan kaos sablonan yang kami kerjakan ditempat itu.

Walaupun belum maksimal, namun Frame sangat bersyukur mengikuti kegiatan pertama seperti ini dan semoga kedepannya kegiatan seperti ini ada lagi dan memberikan ruang berkreasi bagi pelaku usaha serupa.


























13 Februari 2018 adalah ulang tahun pertama FRAME Sulawesi Tenggara
Walaupun perayaannya alakadarnya, tapi tetap dibuat rame :). Kedepannya mungkin akan rame dengan panggung artis, hehe. Aminn...